ASK THE EXPERT

Parfum Asli atau Palsu?

Banyaknya produk dan berbagai merek parfum yang beredar di pasaran, mengharuskan Anda untuk lebih teliti dan pintar dalam memilih parfum terutama dari segi keasliannya serta mutu/kualitas dari parfum yang Anda beli.



15 hal penting untuk memastikan parfum asli/palsu :
  1. Perhatikan kondisi segel plastik (jika ada) tidak semua merek parfum memiliki segel plastik. Amati apakah terdapat indikasi bahan perekat tebal seperti lem, selotip atau karet. Jika ada, bisa jadi parfum tersebut palsu.

  2. Amati penampilan plastik pembungkus. Perhatikan ketebalan dan kejernihan, kualitas secara keseluruhan. Rapuh/mudah hancur atau plastik buram dipastikan palsu.

  3. Baca semua tulisan dan cari pengejaan yang salah, tata bahasa, tanda baca atau kesalahan lainnya. Semua penulisan dalam cetakan harus benar-benar bebas dari kesalahan. Anda tidak akan pernah melihat sebuah kotak parfum asli karya desainer terkenal dengan kesalahan cetak, kesalahan ejaan atau kesalahan lainnya.

  4. Lihat kemasan kotak luar, perhatikan kualitas secara keseluruhan. Apakah bahan kertas dan dus cukup tebal, begitu pula warna dan kemiringan antar sudut sejajar, terlihat sempurna? Apakah semuanya terlihat memenuhi standar sebuah label desainer?

  5. Amati bahan kemasan dalam kotak, sekali lagi periksa berat bahan, warna, dan kepadatan. Semuanya harus padat/tepat dalam satu kesatuan. Jika parfum di dalam kotak tersebut longgar/tidak pas karena salah ukuran, maka anda patut curiga.

  6. Carilah nomor kontrol, nomor batch, atau nomor seri. Pastikan dapat menemukannya. Bahkan nomor batch label dapat ditanyakan melalui email ke kontak merek desainer jika merasa curiga. Parfum asli akan menampilkan nomor batch yang sama di kemasan dan di botolnya.

  7. Perhatikan juga kualitas dari botol kaca. Periksa ketebalan, kejernihan, goresan atau tanda-tanda cacat lainnya. Apakah terdapat gelembung udara atau perubahan warna di dalam botal kaca atau terlihat berembun.

  8. Perhatikan bentuk botol, tinggi, lebar, dan desain botol dengan hati-hati. Apakah botol sesuai dengan apa yang Anda harapkan?

  9. Periksa kepala pipa semprot, perhatikan kualitas secara keseluruhan. Lihatlah warna dan memeriksa kelancaran fungsinya. Apakah mudah menyemprotnya?

  10. Periksa pipa semprot, lihat kualitas secara keseluruhan dengan memeriksa ketebalan, panjang dan warna. Pipa harus panjang sampai ke bagian bawah cairan, tidak boleh terlepas dari kepala pipa semprot, dan tidak bocor ketika disemprotkan.

  11. Amati kualitas label utama pada botol (jika ada). Pastikan tidak ada kesalahan cetak, penempatan merek tepat, dan setiap efek khusus seperti embos, warna, atau goresan terlihat jelas.

  12. Minyak yang berlebihan merupakan tanda umum dari parfum palsu. Coba semprotkan parfum di jari-jari Anda.

  13. Perhatikan warna cairan parfum. Apakah terlihat jernih atau buram, keruh, atau bahkan mengandung butiran?

  14. Perhatikan apakah terjadi iritasi pada kulit Anda. Jika tidak memiliki alergi terhadap parfum dan wewangian lainnya, kulit akan tetap bersih, bebas dari gatal-gatal, ruam dan noda.

  15. Pastikan penjual memiliki reputasi yang baik. Cobalah untuk menghubungi penjual jika Anda memiliki pertanyaan. Jika penjual tidak merespon, atau memberikan respon negatif, hati-hatilah terhadap produk yang dijualnya.

Cara Mengaplikasikan Parfum dengan Tepat

Selalu mengaplikasikan parfum di kulit yang bersih. Berapa banyaknya parfum yang ingin diaplikasikan tergantung dari konsentrat parfum tersebut. Eau De Toilette (EDT) atau parfum yang mengandung kadar air lebih banyak, dapat diaplikasikan pada titik-titik nadi seperti nadi pergelangan tangan, lipatan siku tangan bagian dalam, lutut belakang, leher, belakang telinga, dan area sekitar pusar, biasanya wangi di titik-titik tersebut bisa lebih tahan lama. Bisa juga dengan cara menyemprotkan EDT ke udara, dan segera menghampiri semprotan tersebut. Seluruh tubuh Anda pun menjadi harum.

Banyak wanita maupun pria yang melakukan kesalahan besar dengan mengaplikasikan parfum langsung ke pakaian yang digunakan. Banyak parfum yang dapat meninggalkan sisa noda minyak pada pakaian dan wangi parfum menjadi tidak tercium. Oleh sebab itu, hindari melakukan hal tersebut.

Sebaiknya mengaplikasikan parfum pada kulit bersih sebelum berpakaian, karena harum yang keluar dari pakaian menjadi lebih lembut. Dan ketika melepaskan pakaian, sensasi harumnya masih menempel pada kulit.

Istilah Parfum dan Ketahanannya

Tidak ada salahnya mengenal parfum lebih jauh lagi dengan mengetahui istilah-istilah parfum serta ketahanan kadar parfum tersebut, sehingga tidak salah pada saat membelinya.

Perfume

Dikenal dengan extract atau extrait perfume, mengandung 15-40% konsentrat. Karena kandungan konsentrat nya yang tinggi, jenis ini dipercaya sebagai jenis yang paling bagus dan mahal diantara semua produk wewangian lainnya. Perfume dapat bertahan sekitar 6-8 jam atau seharian. Jangan mengaplikasikan jenis parfum ini ke pakaian, karena teksturnya berminyak dapat meninggalkan noda. Cukup oleskan di pergelangan/nadi tangan dan belakang telinga.

Eau De Parfum (EDP)

Memiliki keharuman yang dapat bertahan sekitar 4-6 jam, mengandung 7-15% kadar konsentrat. Dari segi harga, biasanya di bawah Perfume.

Eau De Toilette (EDT)

Aromanya lebih ringan karena kandungan konsentratnya sekitar 4-8%. Harumnya mampu bertahan sekitar 3-4 jam. Paling serling digunakan pada saat momen-momen santai sehari-hari.

Eau De Cologne (EDC)

Mengandung 2-4% konsentrat bahan wewangian dan kadar alcohol yang paling tinggi dibandingkan jenis lainnya. Bisa bertahan sekitar 2-3 jam.

After Shave (A/S)

Dikenal sebagai jenis wewangian yang digunakan pria setelah bercukur. Mengandung campuran konsentrasi minyak kurang dari 3%, dapat bertahan sekitar 2-3 jam. Biasanya after shave mengandung balm atau aloe (lidah buaya) untuk memberikan efek menenangkan, melembabkan dan menutup kembali pori-pori setelah bercukur.

Perlu diketahui bahwa berapa lama wewangian dapat bertahan pada tubuh akan berbeda-beda bagi setiap orang tergantung dari kadar PH (tingkat keasaman) dan jenis kulit seseorang. Mereka yang memiliki kondisi kulit kering, wangi parfum akan cenderung lebih cepat berkurang dibanding mereka yang memiliki kondisi kulit berminyak.

Tips Berguna Lainnya
  1. Tidak meletakkan parfum di tempat panas dan terkena sinar matahari secara langsung.

  2. Perlu di ingat: kekuatan keharuman parfum tergantung dari seberapa besar kandungan alkohol konsentrat di dalam parfum.

  3. Untuk memaksimalkan keharuman, dapat menggunakan produk lain yang melengkapi parfum yang digunakan, seperti sabun mandi, body lotion, bedak badan, yang akan memberikan harum yang lebih tahan lama di seluruh tubuh.

  4. Jangan menggosok pergelangan tangan setelah mengaplikasikan parfum. Hal tersebut dapat mengurangi efek harum.

  5. Beberapa tetes parfum dapat dituang ke tempat minyak berapi kecil untuk mengharumkan kamar/ruangan.

  6. Terlalu sering menyemprot parfum ke rambut dapat merusak rambut, karena adanya kandungan alkohol di dalam parfum.

  7. Selalu mencoba atau mengaplikasikan parfum pada kulit yang bersih.

  8. Pastikan tidak memiliki alergi terhadap bahan yang terkandung di dalam parfum.

  9. Diamkan parfum setelah pengaplikasian, keharuman dapat berubah pada beberapa menit setelah pengaplikasian.

  10. Jika ingin membeli parfum, jangan menggunakan parfum di pagi harinya.

  11. Tutuplah botol parfum serapat-rapatnya untuk menghindari penguapan.

  12. Setelah menggunakan parfum untuk jangka waktu tertentu, Anda akan terbiasa dengan harumnya, Anda mungkin sudah tidak dapat mencium harum tersebut lagi.

  13. Jangan mencoba lebih dari 4 parfum, karena akan membingungkan indera penciuman.

  14. Parfum yang baik adalah yang dapat memberikan keharuman sepanjang hari.

  15. Dapat juga menyemprotkan sedikit parfum ke ranjang tidur.

  16. Perlu diingat, keharuman parfum dapat berbeda di setiap orang.